021 8690 6777, 0812 1470 6170
0816 1740 8926 , 0816 1740 8891, 0878 7800 3233 , 0821 1170 1076
sales@rajaloadcell.com
Home   »   Training   »   Article
  • weigh bridge load cell
  • Banner RLC1 kecil
  • Single Point Load Cell
  • Banner s-beam load cell
  • Banner RLC2 kecil
  • Single Point Load Cell
  • Commpresion Load Cell
  • Banner RLC3 kecil
  • Single Point Load Cell
  • Load Cell application
  • Banner RLC4 kecil
  • Torque sensor
  • Banner RLC1
  • Banner RLC2
  • Banner RLC3
  • Banner RLC4
  • Banner Force Gauge
  • Banner Cap Torque Tester
  • Banner Torque Tester
  • Torque Measuring Flange
  • Weighing Indicator
  • Seat Belt Load Cell
  • Indikator Timbangan
  • Digital Indikator
Layout_timbangan_truk_b.jpg

Tips melacak kerusakan pada jembatan timbang

31 July 2017 06:15


1. Pemanasan.

Warming up peralatan elektronik sekitar 30 menit atau menurut info pabrikan dari   peralatan   digitalnya.
Perhatikan display indicator stabil atau bergerak berubah setiap saat secara terus menerus / motions.Apabila pembacaan stabil/tetap dalam posisi beban diam maka ikuti langkah selanjutnya 


2.Test Beban

Bebani timbangan diatas 10% dari full capacity atau 50-60 %, kemudian posisikan beban
yang sudah disiapkan pada bagian ujung, tengah ,ujung yang lain, berulang kali sehingga kita dapat menyimpulkan berapa selisih yang terjadi di setiap posisi.Kalau terjadi selisih yang terlalu besar atau diluar toleransi maka kita tidak bisa melakukan kalibrasi dahulu.


3. Konstruksi
Periksa Platform/ konstruksi media penimbangan dengan cara :
- Menggoyang ke arah horizontal,karena timbanganpun harus mampu bergoyang,lakukan dengan pengungkit seperti linggis atau alat lain sejenisnya.Apabila tidak mampu bergoyang
periksa stoper yang berada pada ujung ujung dari pada platform.Atau konstruksi sudah terkunci pada satu sisi.
- Leveling : Mengukur level air pada konstruksi Platform gunakan slang berisi air dengan panjang disesuaikan secukupnya untuk mengukur di sepanjang platform.Gunakan slang air yang berdiameter 15mm atau lebih.
- Periksa Load Cell atau sensor secara fisik.dahulu karena akan melakukan pemeriksaan pada tingkat lanjut.


4. Koneksi
- Periksa Junction Box,tempat penggabungan kabel Load Cell,sering terjadi koneksi yang kurang sempurna juga mengakibatkan pembacaan tidak sempurna.
- Periksa  kabel ekstensi yang menghubungkan Junction Box ke Indicator Timbangan atau digital display.
- Periksa kabel grounding yang sering terlupakan,karena grounding adalah pengamanan terhadap peralatan elektronik dari masalah tegangan yang berlebih.
- Periksa kabel serial apabila aplikasi timbangan menggunakan komputer atau display tambahan/remote display.


5. Kalibrasi
Kalibrasi bisa dilanjutkan apabila langkah pembebanan tersebut diatas (step2) menghasil kan pengukuran yang sama disetiap posisi,karena kalau melakukan kalibrasi pada kondisi tidak sama pembacaan dengan beban yang sama,kita akan sia sia karena timbangan akan tetap tidak dapat menghasilkan penimbangan yang akurat.
Kami akan menuturkan kalibrasi secara umum yang berlaku pada semua aplikasi 
timbang an sebagai berikut:


- Zero Calibration
Sistem penimbangan memerlukan kondisi Zero atau Nol pada displaynya.
Setiap Indicator timbangan dilengkapi Technical manual saat pembelian yang sangat berguna untuk panduan melakukan Kalibrasi atau masalah lainnya..
Kalibrasi Zero adalah dimana indicator atau display menunjukan zero walaupun sensor
sudah terbebani oleh konstruksi platform yang setiap aplikasi akan berbeda beda beratnya,
tergantung dari ukuran panjang pendeknya.


- Span Calibration
Kalibrasi Span adalah kalibrasi yang dilakukan setelah melewati tahapan Zero Calibration.
Kita siapkan beban yang sudah diketahui beratnya misalkan kita ada beban yang di percaya
beratnya misalkan 20 ton,berbagai cara untuk mengetahui berat yang akan kita jadikan standard atau patokan bahwa beban itu benar,misalkan dengan menimbang terlebih dahulu pada timbangan lain dan sebagainya.Sebetulnya dari Dinas Metrologi /dibawah Departemen Perdagangan sudah tersedia standard weight yang bisa kita sewa,akan tetapi suatu pabrik yang mengeluarkan indicator menganjurkan kalibrasi untuk mendekati berat maksimal atau mendekati full capacity,misal kan 40 ton,nah dengan standard yang tersedia dari dinas metrologi seberat itu akan repot dan akan membengkak biaya yang kita keluarkan mulai dari angkutan dan resiko di jalan dan biasa praktisi timbangan menyiasatinya dengan kendaraan yang dibebani misalkan 40 ton dan sebagai kontrol akurasi ditambahkan standard weight dari dinas metrologi.jadi kita tidak perlu menyediakan standard weight seberat 40 ton kita sudah bisa menyiasati kalibrasi dengan baik tidak dan akan menghasilkan kalibrasi yang sempurna dan di akui setelah di lakukan tera atau pemeriksaan dan pengujian yang dilakukan oleh dinas metrologi yang akan mengeluarkan sertifikat tahunan yang sah untuk dipergunakan transaksi.


Terkait : Tips melacak kerusakan pada jembatan timbang