021 8690 6777, 0812 1470 6170
0816 1740 8926 , 0816 1740 8891, 0878 7800 3233 , 0821 1170 1076
sales@rajaloadcell.com
Home   »   Training   »   Article
  • weigh bridge load cell
  • Banner RLC1 kecil
  • Single Point Load Cell
  • Banner s-beam load cell
  • Banner RLC2 kecil
  • Single Point Load Cell
  • Commpresion Load Cell
  • Banner RLC3 kecil
  • Single Point Load Cell
  • Load Cell application
  • Banner RLC4 kecil
  • Torque sensor
  • Banner RLC1
  • Banner RLC2
  • Banner RLC3
  • Banner RLC4
  • Banner Force Gauge
  • Banner Cap Torque Tester
  • Banner Torque Tester
  • Torque Measuring Flange
  • Weighing Indicator
  • Seat Belt Load Cell
  • Indikator Timbangan
  • Digital Indikator
electrical-resistance-strain-gage-500x500.jpg

Pengertian Strain Gauge Dan Jenisnya

27 October 2017 04:24


Strain gauge merupakan komponen elektronika yang befungsi untuk mengukur tekanan atau beban suatu benda, ,strain gauge terbuat dari foil logam. Cara kerja strain gauge adalah berat suatu barang di letakkan pada timbangan maka sensor strain gauge akan berfungsi karena mendapat pembebanan dan tekanan dari berat benda tersebut lalu mengirimkan angka pada layar pada timbangan digital. Biasanya timbangan strain gauge di gunakan untuk menimbang berat benda pada pergudangan, berat bedan dll.

 

Strain Gauge memiliki banyak ragam jenis, yaitu:

 

“Spot Weldable”

Adalah komponen untuk mengukur tekanan baja yang ada di lapangan, biasanya alat ini di gunakan untuk kontruksi bangunan dan dapat di temui pada pembangunan gedung perkantoran, pembagunan jalan.

 

“Dynamic Strain Transducer”

Alat yang ini di gunakan untuk mengukur atau merekam pada kontruksi struktur bangunan seperti baja, beton prategang, sehingga kita dapat mengetahui gaya yang di timbulkan.

 

“Arc Weldable”

Alat ini berfungsi untuk pengelasan struktur baja pada terowongan bawah tanah, sehingga bahan baja tetap stabil untuk menahan beban dari tanah yang di atasnya.

 

“Dynamic Embedment”

Alat ini berfungsi mengukur strain dinamis pada beton fondasi, sehingga ketegangan pada beton bisa ketahui.

 

“Strain Gauge ( fiber optic)”

Alat ini di gunakan untuk menghitung ketegangan pada Strain mekanik atau thermo mekanik dengan berbagai macam bahan yang berbeda.

 

“Miniature and Extended Range”

Alat ini gunakan untuk menghitung regangan regangan tinggi seperti pada tulangan yang ada di struktur kolom dan untuk menghitung struktur fiberglass.

 

“Concrete Embedment”

Alat ini di gunakan untuk menghitung regangan yang terjadi pada pondasi, jembatan, atau bendungan.

 

“High Temperature Embedment”

Alat ini di rancang untuk mengukur tegangan pada beban beton putar otomatis, alat ini juga dapat menghitung hingga 200 derajat.

 

“Soil Extensometer”

Alat ini di gunakan utuk menghitung regangan horizontal yang terjadi pada bendungan ataupun di sungai.

 

“Rebar Strainmeters”

Alat ini digunakan untuk menghitung pada pondasi rumah atau bangunan perkantoran, selain itu alat ini juga dapat menghitung sisi penyangga pada jembatan.

 

“Rebar Strainmeters ( Elektrical Resistance )”

Alat ini di rancang untuk memantau tekanan pada tumpuan beton dan dinding diafragma, untuk mengetahui regangan gaya yang di timbulkan oleh beban tersebut.

 

“Rebar Strainmeters( Fiber Optic)”

Alat ini di gunakan untuk mengukur pada pondasi, dengan sensor yang ada di dalam alat tersebut makan regangan yang terjadi pada pondasi akan dapat di amati.


Terkait : Pengertian Strain Gauge Dan Jenisnya