021 8690 6777, 0812 1470 6170
0816 1740 8926 , 0816 1740 8891, 0878 7800 3233 , 0821 1170 1076
sales@rajaloadcell.com
Home   »   Training   »   Article
  • weigh bridge load cell
  • Banner RLC1 kecil
  • Single Point Load Cell
  • Banner s-beam load cell
  • Banner RLC2 kecil
  • Single Point Load Cell
  • Commpresion Load Cell
  • Banner RLC3 kecil
  • Single Point Load Cell
  • Load Cell application
  • Banner RLC4 kecil
  • Torque sensor
  • Banner RLC1
  • Banner RLC2
  • Banner RLC3
  • Banner RLC4
  • Banner Force Gauge
  • Banner Cap Torque Tester
  • Banner Torque Tester
  • Torque Measuring Flange
  • Weighing Indicator
  • Seat Belt Load Cell
  • Indikator Timbangan
  • Digital Indikator
a6483787605e4c3951f4a01cb8fc10f1.jpg

Load Cell Memiliki Peran Penting Dalam Pembangunan Jembatan

25 October 2017 09:36


Load Cell merupakan suatu alat uji yang mempunyai kemampuan untuk mengubah suatu gaya menjadi sinyal listrik analog. Timbangan digital merupakan salah satu contoh sebuah alat yang menggunakan Load Cell sebagai peran utama.

 

Tidak hanya digunakan pada timbangan digital, namun juga bisa digunakan pada level menengah untuk uji beban truk di jembatan timbang. Seiring berkembangnya pengaplikasian Load Cell, saat ini perannya dapat digunakan untuk skala besar pada pengujian beban di jembatan penyebarangan.

 

Peran Load Cell Dalam Pembangunan Jembatan

 

Dari abad ke abad, Indonesia telah memiliki banyak jembatan jembatan penyeberangan entah itu sudah dibangun ataupun proyek yang masih berlangsung. Yang menjadi perhatian ialah jembatan-jembatan yang dibangun untuk penyebrangan alat transportasi seperti sepeda motor, mobil, kereta api, truk dan alat transportasi darat lainnya.

 

Dikarenakan jembatan-jembatan penyebrangan untuk alat transportasi tersebut kian hari akan mengalami sebuah perubahan struktur akibat beban yang terus menerus ditimpa oleh banyaknya kendaraan.

 

Contoh kasus di jembatan lama Kertosono-Nganjuk Jawa Timur, jembatan yang ada di zaman penjajahan belanda yang sudah tidak layak digunakan oleh alat transportasi. Pasalnya, jembatan ini sudah rapuh, berkarat dan sangat mengkhawatirkan. Walaupun sudah ada peringatan larangan dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJPN) V Surabaya, para masyarakat pengendara sepeda motor sekitar tetap menggunakan jembatan ini untuk kegiatan sehari-hari.

 

Dua tong besi yang diletakkan di dua ujung jembatan berfungsi untuk menghalang agar alat transportasi seperti mobil dan truk tidak melewati jembatan. Dalam kasus jembatan ini, para petinggi kota dahulunya tidak memperhatikan tentang perawatan jembatan bersejarah ini sehingga kerusakan jembatan terjadi dan tidak bisa diantisipasi dari awal.

 

Berdasarkan contoh kasus tersebut, perlu adanya kegiatan perawatan jembatan. Tetapi perawatan jembatan tidak bisa dilakukan secara preventif karena akan menghabiskan biaya dan tenaga yang terkuras bahkan bisa dilakukan bertahun-tahun.

 

Uji beban jembatan merupakan sebuah solusi hemat untuk memprediksi kerusakan yang akan terjadi pada jembatan dan dapat diantisipasi sejak dini. Dengan adanya alat uji Load Cell, dapat membantu dalam memonitoring beban jembatan yang dilalui oleh beberapa alat transportasi dengan bantuan instrument monitoring dan menggunakan beberapa metode dalam kegiatannya.


Terkait : Load Cell Memiliki Peran Penting Dalam Pembangunan Jembatan